Pantai Kenyamukan Sangatta

firel | firman gunajaya | blogvrman | arenainformasi | masukberita | db-bugcheat

pantai kenyamukan

Pantai Kenyamukan adalah salah satu obyek wisata di daerah Sangatta yang belum mendapat perhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, dibandingkan dengan obyek wisata yang sudah ada seperti kompleks kolam renang Aquatic di Tanjung Bara dan pantai Teluk Lombok yang menawarkan keindahan hamparan pantai yang sangat luas ketika air laut sedang dalam keadaan surut. Sekitar lebih dua bulan yang lalu pantai Kenyamukan ini sepi dari pengunjung dikarenakan faktor jalan yang seadanya. Jalan bisa dikatakan kurang baik karena hanya berupa tanah dan kerikil kecil yang apabila turun hujan, jalanan akan menjadi licin dan membahayakan bagi pengendara roda dua.

Untuk menuju ke lokasi hanya dibutuhkan waktu tempuh sekitar 30 menit dengan kondisi jalanan yang kering atau hanya berjarak 10 kilometer dari ibukota Kabupaten Kutai Timur, yaitu Kota Sangatta.

pantai kenyamukan

Selain menawarkan keindahan pantai, daya tarik pantai Kenyamukan adalah spot memancingnya yang telah dikenal oleh para mancing mania. Walau terdapat jembatan kayu yang sering dijadikan tempat memancing, tetapi memancing ke laut dengan menggunakan perahu lebih menantang.

Sehingga jika pemancing ingin tantangan yang lebih, maka mereka harus rela untuk menyewa perahu-perahu yang ada ditepi pantai dengan hasil tangkapan di tengah laut lebih memuaskan dengan beragam jenis dan berat ikan yang beragam, jika dibandingkan hanya duduk di dermaga kayu.

Jika lagi mujur, tangkapan ikan akan banyak dalam waktu 30 menit saja dan lokasi memancing menggunakan perahu ini tidak terlalu jauh dari bibir pantai yaitu hanya sekitar beberapa ratus meter dari bibir pantai atau disekitaran tempat yang banyak karang-karang dibawahnya.

Sayangnya, pantai Kenyamukan ini masih kurang mendapat perhatian Pemkab Kutai Timur. Ini terlihat dari kebersihan pantai yang mulai banyak sampah, karena tidak ada fasilitas tempat sampah, kurangnya kesadaran pengunjung yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan.

Apalagi sampah-sampah hasil makanan yang mereka masak di sekitar pantai seperti ikan bakar, menjadikan sisa-sisa sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap dan mengundang banyaknya lalat yang datang.

Akhir-akhir ini pantai Kenyamukan makin sering dikunjungi para wisatawan yang umumnya datang dari sekitar Kota Sangatta, ini lebih dikarenakan letaknya yang tidak terlalu jauh di banding Aquatic di Tg. Bara ataupun obyek wisata Teluk Lombok.

Setiap hari Sabtu dan Minggu Pantai Kenyamukan ini pasti ramai pengunjung, apalagi didukung dengan surutnya air laut yang menjadikan panjangnya garis pantai menuju laut semakin indah.

Karena semakin banyak pengunjung, penduduk setempat di daerah pantai tersebut banyak yang membuat warung-warung kecil di depan rumah mereka. Bahkan saat ini untuk masuk ke pantai tersebut harus membayar Rp.1000 per orangnya.

Dengan makin ramainya Pantai Kenyamukan ini, hendaknya Dinas Pariwisata Pemkab Kutai Timur mulai memberi perhatian, dengan penyediaan tong sampah, toilet dan kamar mandi, warung yang ditata rapi, adanya tempat parkir dan pengelolaan retribusi yang baik, agar Pantai Kenyamukan yang indah ini tidak rusak dan semakin kotor oleh banyaknya sampah yang dibawa oleh pengunjung. (kiriman: Putu Wila Mahayani)


You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply